Salatiga, 9 Maret 2026 – Peserta magang dari DPRD Kota Salatiga yang berasal dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) memaparkan gagasan dan inovasi dalam rangka pengembangan JDIH DPRD Kota Salatiga agar lebih inklusif bagi penyandang disabilitas. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Sekretariat DPRD Kota Salatiga dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Salatiga sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan pelayanan publik yang ramah dan aksesibel.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap visi kota cerdas (smart city) yang menjamin aksesibilitas pelayanan publik bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Hal ini sejalan dengan amanat Peraturan Daerah Kota Salatiga Nomor 1 Tahun 2023 yang menegaskan pentingnya pemenuhan hak dan akses yang setara bagi penyandang disabilitas dalam berbagai sektor layanan.
Dalam pemaparannya, peserta magang menekankan pentingnya penambahan fitur aksesibilitas pada website dan aplikasi JDIH DPRD Kota Salatiga. Fitur-fitur tersebut dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan penyandang tunarungu, tunanetra, penyandang gangguan kognitif, serta penyandang gangguan fisik lainnya.
Pengembangan dilakukan secara bertahap melalui pendekatan low-tech dan high-tech. Pendekatan low-tech meliputi penyediaan tampilan dengan kontras tinggi, pilihan ukuran huruf yang fleksibel, navigasi sederhana, serta penyediaan dokumen dalam format ramah pembaca layar. Sementara itu, pendekatan high-tech mencakup integrasi teknologi Text-to-Speech (TTS) dan Speech-to-Text (STT) untuk mempermudah akses informasi hukum.
Dalam sesi simulasi, peserta magang mendemonstrasikan penggunaan fitur TTS yang memungkinkan teks peraturan dibacakan secara otomatis kepada pengguna tunanetra. Selain itu, fitur STT diperkenalkan untuk membantu pengguna yang memiliki keterbatasan fisik dalam mengetik, sehingga dapat melakukan pencarian dokumen hukum melalui perintah suara.
Sekretariat DPRD Kota Salatiga dan Diskominfo Kota Salatiga menyambut baik gagasan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk mengkaji serta mengimplementasikan inovasi secara bertahap sesuai kebutuhan dan kesiapan infrastruktur teknologi yang ada.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan JDIH DPRD Kota Salatiga dapat menjadi platform informasi hukum yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan, serta menjadi bagian integral dalam mewujudkan Kota Salatiga sebagai kota cerdas yang ramah disabilitas.